Muhammad Rizqi Tohopi

Optimis itu perlu…!!!

Hubungan Internet dan HAM

Salam hormat untuk rekan-rekan sekalian !!!

Sebelum kita masuk membahas hubungan internet dan HAM, tahukah anda apa itu HAM?. Nah, mari kita lihat paparan pengertian HAM.  Menurut Undang-undang RI Nomor 39 Tahun 1999, Seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugrahnya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia.

Adapun di dalam pasal 14 pada UU tersebut, dinyatakan bahwa:

  1. Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi yang diperlukan untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya.
  2. Setiap orang berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis sarana yang tersedia.

Pada pasal 28F, UUD 1945, dinyatakan bahwa:
“Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.”

Sekarang kita masuk pada pembahasan tentang Internet. Internet, tentu saja masuk sebagai media yang mampu menjadi sarana yang penting dalam pemenuhan hak berpendapat dan berekspresi ini. Dan internet memungkinkan individu untuk berbagi pandangan kritis dan untuk menemukan informasi yang obyektif. Internet telah memunculkan kesempatan baru bagi warga negara untuk menyuarakan aspirasi mereka dan mendapatkan respon dalam cara dan skala yang tidak terpikirkan sebelumnya.

Coba rekan-rekan pikirkan, siapa kah pelaku internet tersebut, apakah anda? Jika memang anda , apakah anda merasa tidak perlu memiliki perlindungan, atau kewenangan dalam dunia Internet ini ? TENTUNYA BUTUH..!!! Jadi hubungan antara HAM dan Informasi teknologi adalah perlindungan untuk anda ketika bersenang ria dengan internet, bukan hanya perlindungan , tapi bagaimana etika atau norma rekan-rekan semua ketika sedang berselancar di dunia internet ini.

Berikut 10 HAK ASASI MANUSIA di INTERNET, antara lain;

  1. Universalitas dan Kesetaraan : Semua manusia dilahirkan bebas dan sama dalam martabat dan hak, yang harus dihormati, dilindungi dan dipenuhi dalam ranah online.
  2. Hak dan Keadilan Sosial : Internet adalah ruang untuk promosi, perlindungan dan pemenuhan hak asasi manusia dan memajukan keadilan sosial. Setiap orang memiliki kewajiban untuk menghormati HAM orang lain dalam ranah online.
  3. Aksesibilitas : Setiap orang memiliki hak yang sama untuk mengakses dan menggunakan internet yang aman dan terbuka.
  4. Ekspresi dan Serikat : Setiap orang berhak untuk mencari, menerima, dan menyampaikan informasi secara bebas di Internet tanpa sensor atau gangguan lainnya. Setiap orang juga memiliki hak untuk berserikat (berkumpul) secara bebas melalui dan/atau di Internet, untuk kepentingan sosial, politik, budaya atau lainnya.
  5. Perlindungan Privasi dan Data : Setiap orang memiliki hak privasi online. Ini termasuk kebebasan dari pengawasan, hak untuk menggunakan enkripsi, dan hak untuk anonimitas online. Setiap orang juga memiliki hak untuk perlindungan data, termasuk kontrol atas pengumpulan data pribadi, retensi, pengolahan, penghapusan dan pengungkapan.
  6. Kehidupan, Kebebasan dan Keamanan : Hak untuk hidup, bebas, dan aman harus dihormati, dilindungi dan dipenuhi secara online. Hak-hak ini tidak boleh dilanggar, atau digunakan untuk melanggar hak-hak lain, dalam ranah online.
  7. Keanekaragaman : Keanekaragaman budaya dan bahasa di Internet harus dipromosikan, dan inovasi teknis serta kebijakan harus didorong untuk memfasilitasi pluralitas (keberagaman) ekspresi.
  8. Kesetaraan Jaringan : Setiap orang berhak memiliki akses universal dan terbuka untuk konten Internet, bebas dari diskriminasi prioritas, penyaringan atau kontrol trafik atas alasan komersial, politis atau lainnya.
  9. Standar dan Peraturan : Arsitektur Internet, sistem komunikasi, dan dokumen dan format data harus didasarkan pada standar terbuka yang menjamin interoperabilitas lengkap, inklusi (terbuka) dan kesempatan yang sama untuk semua.
  10. Tata Kelola : HAM dan keadilan sosial harus membentuk landasan hukum dan normatif yang menjadi kerangka Internet ditata dan dikeloka. Ini dapat terjadi secara transparan dan multilateral, berdasarkan prinsip keterbukaan, partisipasi yang inklusi (terbuka) dan menjalankan akuntabilitas.

Semoga dengan tulisan yang sederhana ini, dapat memotivasi kita dalam berekspresi melalui media internet sesuai dengan HAM.🙂🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: