Muhammad Rizqi Tohopi

Optimis itu perlu…!!!

Pengenalan Basis Data


Basis data adalah kumplan data yang saling berkaitan dan terorganisasi dengan baik sehingga mudah untuk disimpan dan dimanipulasi. Sedangkan System basis data adalah gabungan antara basis data dan prangkat lunak DBMS termasuk di dalamnya program aplikasi yang dibuat dan bekerja dalam suatu system yg bertujuan untuk dapat memanipulasi data dari basis data sehingga diperoleh informasi yang di inginkan.

Model data adalah konsep yang digunakan untuk membuat struktur bais data

Kelemahan aplikasi yg menggunakan pemrosesan berkas:

  • Data tidak standar
  • Ketergantungan pada aplikasi pemrosesnya
  • Pemisahan dan isolasi data
  • Kesulitan sharing data maupun pengelohan konkurensi data
  • Jika mengembangkan butuh waktu lama karena selalu dari awal.

DBMS (DataBase Management System) merupakan suatu perangkat lunak yang berfungsi menangani sejumlah proses yang tercakup dalam masalah administrasi Basisdata. Beberapa contoh DBMS yang umum digunakan antara lain:

  • MySQL adalah program data base server yang mampu menerima dan mengirimkan atanya dengan capat, multi user serta menggunkan perintah standar SQL.
  • Oracle adalah database relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu sistem manajemen basis data RDBMS (Relational Data Base Management System) yang multi-platform.
  • Microsoft SQL Server adalah sebuah sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) produk Microsoft. Bahasa Kueri utamanya adalah Transact-SQL yang merupakan implementasi dari SQL standar ANSI/ISO yang digunakan oleh Microsoft dan Sybase. Umumnya SQL Server digunakan di dunia bisnis yang memiliki basis data berskala kecil sampai dengan menengah, tetapi kemudian berkembang dengan digunakannya SQL Server pada basis data besar.
  • dBase

Keunggulan DBMS antara lain;

  • Pengendalian redundansi
  • Meningkatkan konsistensi data
  • Data standar
  • Ppeningkatan integritas
  • Peningkatan keamanan data
  • Kemudahan sharing data.

Arsitektur untuk system basis data, antara lain;

  1. Tingkat fisik/physical level merupakan tingkat terendah, mendiskripsikan cara penyimpanan fisik data, berhubungan dengan metode manajemen file untuk menyimpan dan mengakses data.
  2. Tingkat konsep/conceptual level mendiskripsikan tentang data apa yang disimpan, menyatakan entitas & atribut dan keterhubungan, berisi struktur logak
  3. Tingkat pandangan/ view level berinteraksi dengan sebagian dari basis data, pandangan mendefinisikan satu bagian untuk satu kelompok pemakai tertentu, dapat mnyediakan banyak pndangan berbeda pada basis data yang sama.

Tujuan adanya arsitektur 3 tingkat tersebut adalah memunculkan abstraksi dan memisahkan pandangan pemakai terhdap basis data dan cara implementasinya secara fisik sehingga memperoleh keuntungan ketidak bergantungan atau indepedensi data yang tinggi.

Alasannya;

  1. Tiap pemakai dapat mengakses data yang sama tetapi dengan pandangan yang berbeda
  2. User tidak berurusan dengan kerumitan penyimpanan fisik basis data
  3. DBA dapat melakukan perubahan struktur penyimpanan basis data tanpa mempengaruhi user view.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: